Keputusan (
Bahasa Indonesia) 1:
[Salinan]Disalin!
Kereta pergi
saya melihat jam saya, 10 jam kurang dari lima menit. Berbicara tentang stasiun Tawang, Semarang mendengar lagu samar Sony Jozh. Tidak ada air mata rinasa .Yup. Encounter bahkan tidak mendengar dari mereka njejuwing pikir saya mengerti. sendawa kaya apa yang saya lakukan ini berlangsung. Penjaga gawang di mata terjadi seminggu yang lalu di stasiun itu di kursi yang sekarang mendapat duduk. Hal-hal yang menyebabkan jantung selama suami saya mati hidup kembali.
Saya memiliki suami yang cukup lama tetapi tidak menerima bayi. Saya pikir saya Sepining kuning-Ambra untuk tingkat arang pernikahan saploke untuk istri gathering dipisahkan oleh jarak. Saya bekerja di pendidikan tinggi di negara Semarang dan istri saya mengambil adalah sebuah perguruan tinggi di Bandung. Sesungguhnya, tidak kurang dari aku bisa upaya untuk meningkatkan integrasi dengan istri saya tapi sampai sekarang belum terpenuhi.
Rasakan cinta mas Bus, istri saya, jadi pudar perlahan menutupi kesempatan itu hilang tertiup angin. Tidak memiliki rasa setiap bus bahkan jika emas ditemukan seperti tampilan yang seperti ya lakukan suami Nasikah. Rumangsaku rasa dan dinginkan dalam kekalahan. Tapi jelas sesuatu terjadi tidak mengharapkan yang membuat kebakaran hati saya. Itu adalah ketika saya adalah seorang tamu dari Jakarta sakperlu benar atau pemantauan operasi ini tanggung jawab saya. Gawang kiper muncul dari minggu lalu kembali cumithak kekaguman-angenku.
"Saya melatih naik besok Gumarang dari Jakarta, Semarang sampai 13.00", sehingga membaca SMS yang masuk PKU pada waktu itu.
"Nah Pak, kami mencoba mengajak ayah ke stasiun" aku membalas.
saya kemudian bertanya Pak Pur, papan pengemudi dan Mrs. Ati, staf kantor, untuk menemani saya untuk bertemu tamu yang datang dari Jakarta mereka. Tapi meskipun saya harus menunggu hampir kedalaman seluruh dunia belum tiba. Sementara kereta seharusnya masuk stasiun Tawang pukul 13.00 tapi naik 14,00 mengapa saya tidak datang.
Ketika saya blog, Anda mendengar pengumuman speaker jika kereta tidak stasiun tunggu bergairah adalah lebih dekat. "Perhatian terhadap penumpang, kereta api Gumarang jurusan Jakarta - Semarang segera memasuki stasiun."
Tidak lama setelah penumpang telah tersebar brubul keluar dari kereta. Tapi saya tidak melihat Mr. Pramujo, ya tamu dari hal-hal. Jakarta
"Bu Selamat sore, selamat datang untuk bertemu lagi."
Saya terkejut, tentu saja orang-orang di sini lagi bercak penumpang ndlidir dari stasiun ia pergi kerabat seseorang bahkan tersedia Fadda. Pak Pram patah tangan mengambil shake.
"Baik Pak sore, selamat datang ke Semarang. Mudah-mudahan Anda tidak bepergian ada hambatan apapun, "dia menjawab dengan mencatat.
" Langsung ke hotel Pak, kami sudah memesan. "
" Ya Bu, saya hanya penganut. "
Sedang diterjemahkan, sila tunggu..
