Keputusan (
Bahasa Indonesia) 1:
[Salinan]Disalin!
Matanya begitu meyakinkan. Pidato sebagai panduan bagi saya. Senyumnya adalah semangat dan motivasi bagi saya. Ingin rasa sehingga saya bisa tersenyum sepanjang waktu di wajahnya yang cantik.
"Aku akan pergi Mom, terima kasih!" Aku mencium tangan ibu yang sedang menyapu lantai.
"Ya, Waalaikumsalam. Hati-hati dilakukan Ra ya, "kata sang ibu.
Aku pergi ke tempat di mana saya belajar. ulang tahun hari ini ibu, dan saya berniat untuk membeli hadiah setelah sekolah. Saat ini saya duduk di kelas dengan teman saya Anna. "Ra bagaimana kontes puisi kemarin?" Dia bertanya. "Alhamdulillah saya menang Anna." Jawabku.
"Yah, kau hebat. Oh ya, Bu, Anda tahu bahwa Anda telah memenangkan kontes puisi itu? Dia akan bangga mendengarnya. "Kata Anna. "Saya harus mengatakan bahwa ibu saya, saya akan mengatakan kepadanya rencana hari ini." Anna hanya oh-udara menyenangkan.
Sekolah Bel berdering dan saya bergegas pergi ke toko pakaian. Ya saya ingin membeli ibuku kerudung. Saya telah selesai jalan-jalan jilbab untuknya, saya membuat jalan kembali ke rumah. Lihat ibu saya sedang menonton tv. Itu hanya tv lama yang masing-masing kaki gambar semut.
"Hi!" Aku menggeleng tangan ibu.
"Waalaikumsalam!" Jawab ibu.
"Ini untukmu," aku menyerahkan kotak berisi jilbab pada ibu.
"Apa ini?" Ibu dan mengambil terbuka box.
"Kerudung? Dari mana Anda mendapatkan uang untuk membeli penutup ini? "Sang ibu bertanya sambil menatapku heran.
" Kemarin saya membuat kontes puisi Nona, dan saya menang. Panitia memberi saya uang sebagai hadiah. Jadi saya membeli jilbab ibunya, "kataku.
" Terima Ra! "Sang ibu menangis sambil memeluk saya.
" Terima kasih juga kepada ibu selama Rara membesarkan dan mendidik Rara. Terima kasih Ibu! "Apakah sekarang air mata itu belum bisa mengandung. Terima kasih Tuhan Anda harus membawa ibu di sisiku.
Selesai
Sedang diterjemahkan, sila tunggu..
